A. Operasi-operasi logika
dasar
Ada beberapa operasi-operasi dasar pada suatu rangkaian logika dan untuk menunjukkan suatu perilaku dari operasi-operasi tersebut biasanya ditunjukkan dengan menggunakan suatu tabel kebenaran. Tabel kebenaran berisi statemen- statemen yang hanya berisi:
• Benar yang dilambangkan dengan huruf “T” kependekan dari “True” atau bisa juga dilambangkan dengan angka 1. atau
• Salah yang dilambangkan dengan huruf “F” kependekan dari “False” atau bisa juga dilambangkan dengan angka 0.
B. Gerbang-gerbang logika (Logic
Gates)
Gerbang-gerbang logika yang khususnya dipakai di dalam komputer digital, dibuat dalam bentuk IC (Integrated Circuit) yang terdiri atas transistor-transistor, diode dan komponen-komponen lainnya. Gerbang-gerbang logika ini mempunyai bentuk-bentuk tertentu yang dapat melakukan operasi-operasi INVERS, AND, OR serta NAND, NOR, dan XOR (Exclusive OR). NAND merupakan
gabungan AND dan INVERS
sedangkan NOR merupakan gabungan OR dan INVERS.
a. Gerbang AND Dan NAND
Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan mempunyai logika 1, jika tidak akan dihasilkan logika 0. Daftar yang berisi kombinasi semua kemungkinan keadaan masukan dan keluaran yang dihasilkan disebut sebagai Tabel kebenaran dari gerbang yang bersangkutan.
Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua
masukan pada logika 1. Sebaliknya, jika sbeuah logika
0 pada sembarang masukan pada gerbang NAND, maka
keluarannya akan bernilai 1. Kata NAND merupakan
kependekan dari NOT-AND, yang merupakan ingkaran
gerbang AND.
B F B F
B F B F
Gambar Simbol
AND dan NAND
Tabel Kebenaran dari Gerbang AND dan NAND
Masukan
|
Keluaran
|
||
A
|
B
|
AND
|
NAND
|
0
0
1
1
|
0
1
0
1
|
0
0
0
1
|
1
1
1
0
|
b. Gerbang OR Dan NOR
Gerbang OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari masukannya pada keadaan 1. Jika diinginkan keluaran bernilai
0, maka semua masukan harus dalam keadaan 0
.
Gerbang NOR akan memberikan keluaran 0 jika
salah satu dari masukkannya pada keadaan 1. Jika
diinginkan keluaran bernilai 1, maka semua masukan harus dalam keadaan 0. Kata NOR merupakan kependekan dari
NOT-OR, yang merupakan ingkaran dari gerbang OR.
|
|
NOR ≥ F B
Gambar Simbol
Gerbang OR dan NOR Tabel Kebenaran dari Gerbang OR dan NOR
Masukan
|
Keluaran
|
||
A
|
B
|
OR
|
NOR
|
0
0
1
1
|
0
1
0
1
|
0
1
1
1
|
1
0
0
0
|
c. Gerbang NOT
Gerbang NOT merupakan gerbang satu-masukan yang berfungsi sebagai pembalik (inverter). Jika masukannya tinggi, maka keluarannya rendah,
dan sebaliknya. Tabel kebenaran
dari gerbang NOT tersaji
pada Tabel 6.
Simbol Gerbang NOT
Tabel Kebenaran Gerbang
NOT
Masukan
A
|
Keluaran
F
|
0
1
|
1
0
|
d. Gerbang XOR

Gerbang XOR (dari kata exclusive-or) akan memberikan keluaran
1 jika masukan-masukannya mempunyai
keadaan yang berbeda. Dari Tabel tersebut dapat dilihat bahwa keluaran
pada gerbang XOR merupakan penjumlahan biner dari
masukannya.
XOR XNOR
Gerbang XOR dan XNOR
Tabel 7. Tabel Kebenaran dari Gerbang XORdan
XNOR
Masukan
|
Keluaran
(F)
|
||
A
|
B
|
XOR
|
XNOR
|
0
0
1
1
|
0
1
0
1
|
0
1
1
0
|
1
0
0
1
|

